Serah Terima Barrier Dengan Kepala BKSDA Aceh Ditandatangani Oleh Wakil Bupati Bener Meriah
Berita

Serah Terima Barrier Dengan Kepala BKSDA Aceh

BENER MERIAH (ACEH ) KOMPAS86.COM, Redelong – Wakil Bupati Bener Meriah Dailami menandatangani berita acara serah terima Barrier dengan Kepala BKSDA Aceh. Selasa (19-04-2022) di Oproom lantai dua Setdakab Bener Meriah.

Tampak hadir dalam kegiatan pertemuan rencana translokasi gajah dan penandatanganan berita acara serah terima Barrier saat itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan drh. Sofyan. Asisten Administrasi dan Umum Armansyah, SE., M.Si. Kadis Pertanahan Mahfudah, SH.,MH.Kabag Ekonomi. Camat Pintu Rime Gayo. Kapolsek PRG. Danramil PRG. 6 Reje Kampung dari wilayah Kecamatan PRG. Direktur CRU Aceh Wahdi Azmi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah drh. Sofyan sebagai moderator rapat saat itu menyampaikan, pertemuan ini membicarakan terkait translokasi Gajah liar yang saat ini masih ada tiga ekor diwilaya Kecamata Pintu Rime Gayo.

“Dalam kesempatan ini juga nantinyan akan dilakukan diskusi terkait program translokasi Gajah liar yang masih ada di wilayah Pintu Rime Gayo serta penadatagan berita acara serah terima Barrie oleh Pemerinta daerah dalam hal ini dilakukan oleh bapak Wakil Bupati dengan Kepala BKSDA Aceh Bapak Agus Arianto,” ucap Sofyan

Hadir dalam acara tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Asisten Administrasi dan Umum. Kepala BKSDA Aceh. Dir. CRU Aceh. Kadis Pertanahan. Dinas Lingkungan Hidup Bener Meriah. Camat Pintu Rime Gayo, Kapolsek Pintu Rime Gayo, Danramil 04 Pintu Rime Gayo. Kabag Ekonomi Setdakab Bener Meriah. 6 Reje kampung yang ada di wilayah Pintu Rime Gayo. Mukim Tugu RRI Kecamatan Pintu Rime Gayo. AGC. Peh/BKSDA Aceh.

Wakil Bupati Bener Meriah Dailami pertemuan itu meminta agar semua pihak dapat merawat dan menjaga pagar pensing yang telah terpasang. Ini perlu dilakukan katanya agar konflik Manusia dan gajah liar di wilayah Kecamatan Pintu Rimen Gayo dapat teratasi dengan baik.

“Kami juga mengharapkan kontrol dari CRU tetap ada kendati nantinya power fencing ini sudah diserah kepada Pemda Bener Meriah,” harap Wabup Dailami.

Dia juga menekankan agar 6 Reje Kampung yang ada diwilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo juga harus mengontrol dan menjaga titik-titik lokasi kawat power fencing. Wabup juga meminta agar reje kampung juga melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam mengawasi power fencing tersebut.

Intinya kata Wabup Bener Meriah bahwa pemerintah daerah mendukung penuh terkait program Translokasi dalam upaya penaganan Gajah liar di wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto, dalam rapat saat itu menyampaikan, bahwa fokus rapat hari itu terkait translokasi terhadap tiga ekor gajah liar yang masih berada di wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo. Agar program translokasi berjalan dengan baik kata Kepala BKSDA Aceh itu diperlukan dukungan dari semua pihak baik itu dari pemerintah daerah, camat, pihak kepolisian dan TNI serta aparatur kampung.

Sementara itu Dir. CRU Peusangan Aceh Wahdi Azmi, dalam kesempatan itu juga mengatakan, Kabupaten Bener Meriah diharapkan menjadi contoh penanganan konflik gajah liar dan manusia yang konferhensif di Provinsi Aceh.

Pantauan di Oproom saat itu usai acara penandatagan berita acara serah terima Barrier yang dilakukan oleh Wabup Dailami dan Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto di saksikan seluruh undangan saat itu.
(Rahmat /Tim ProkopimBM)

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.